|
Syok karena infeksi yang timbul segera setelah trauma jarang terjadi. Namun, kalau kedatangan penderita di fasilitas gawat darurat tertunda beberapa jam, masalah ini mungkin terjadi. Syok sepsis dapat terjadi pada penderita dengan cedera tembus pada abdomen serta kontaminasi rongga peritoneal dengan isi usus.
|
|
Read more...
|
|
|
Syok kardiogenik adalah keadaan menurunnya cardiac output dan terjadinya hipoksia jaringan sebagai akibat dari tidak adekuatnya volume intravaskular. Kriteria hemodinamik hipotensi terus menerus (tekanan darah sistolik < 90mmg lebih dari 90 menit) dan berkurangnya cardiac index (<2,2/menit per m2) dan meningginya tekanan kapiler paru (>15 mmHg). Sebagian besar disebabkan oleh infark miokardial akut (Hollenberg, 2004).
|
|
|
Gagal jantung adalah sindrom klinis (sekumpulan tanda dan gejala), ditandai oleh sesak nafas dan fatique (saat istirahat atau saat aktifitas) yang disebabkan oleh kelainan struktur atau fungsi jantung.
Gagal jantung kongestif merupakan suatu sindrom klinis yang ditandai dengan adanya abnormalitas fungsi ventrikel dan kelainan regulasi neurohormonal d isertai dengan intolerans kerja fisis, retensi cairan dan memendeknya umur harapan hidup. |
|
Read more...
|
|
|
Miokarditis adalah radang otot jantung / miokard. Dapat disebabkan oleh bermacam-macam infeksi, di Indonesia terutama disebabkan oleh penyakit reuma akut dan infeksi virus coxsaki virus, difteri, campak, influensa, poliollliolitis. Selain sebab-sebab diatas, miokarditis dapal pula disebabkan oleh berbagai macam bakteri, ricttsia, jamur dan parasit. Penyakit ini dapat menyerang semua umur. Insidensi yang sebenarnya sukar ditetapkan oleh karena sebagian besar penderita sembuh spontan. Diagnosis Miokarditis post -mortem didasarkan atas adanya daerah-daerah dengan radang fokal atau difus dan ini ditemukan sebesar 4-10% dari pemeriksaan post-mortem. miokarditis sering disertai pula oleh radang perikard yang disebut mioperikarditis. |
|
Read more...
|
|
|
Ada dua macam endokarditis bakterialis (EB) yaitu : Pertama adalah EB akut, apabila masa inkubasinya berlangsung kurang dari empat minggu. Kedua adalah Endokarditis bakterialis subakut / kronis , berlangsungnya lebih dari empat minggu, biasa disebut Endokartis Bakterialis lanta atau special lenta.
Dari semua penyakit jantung yang sering dijumpai, maka EB merupakan penyakit jantung yang menempati urutan keempat sesudah penyakit : Sklerosis koroner, jantung hipertensi dan jantung reumatik. Biasanya EB terjadi pada jantung yang sudah ada kelainan, misal kelainan bawaan (konginetal) yaitu Atrial Septal Defect (ASD), Ventriculer Septal Defect (VSD), Tetralogi of Fallot (TF), Paten Ductus Arteriosus (PDA), Coartasio aorta. Endokarditis bakterialis dapat terjadi pula pada penyakit jantung yang didapat (acquired) yaitu penyakit jantung rematik (PJR). |
|
Read more...
|
|
|